27 Februari 2006
Hari ini gw baca cerita dari salah satu blog punya temen. Ceritanya tentang Unconditioned love..
Unconditioned=tak terkondisi
love=cinta
unconditioned love=cinta tak terkondisi?
Maksudnya cinta tanpa pamrih. Mencintai apa adanya. Tulus ikhlas dan tidak mengharapkan apa-apa. Mungkin bisa dibilang cinta sejati. Ya, gw lebih suka menyebutnya dengan sebutan cinta sejati. Sebetulnya gw pernah denger cerita tentang ini sebelumnya tapi entah kapan udah lupa darimana. Yang jadi pertanyaan gw, mungkin ngga sih cinta sejati itu timbul diantara manusia? Kenapa gw bilang seperti ini, coba kita lihat dari diri kita sendiri apabila kita mencintai seseorang tentunya kita akan mengharapkan untuk dicintai juga. Bahkan pasangan yang sudah bertahun2 menikah sampai pernikahan perak, emas dan sebagainya. Apabila pasangannya selingkuh, akankah dia tanpa sedikitpun terbesit rasa cemburu lalu mengikhlaskannya begitu saja? Ada yang bilang cemburu itu adalah tanda dari cinta, tidak cemburu berarti tidak cinta. Menurut gw sih ngga. Cinta membuat kita rela berkorban, menerima apa adanya dan membuat kita kuat. Sedangkan cemburu, tidak menerima kenyataan yang ada dan membuat hati kita hancur dan yang jelas kita tidak rela kan? (kalo rela berarti ga cemburu.. make sense?)
Trus kalo antara ibu dan anak gimana? mungkin ngga sih timbul kasih cinta sejati seorang ibu terhadap anaknya? Hanya memberi tak harap kembali. Seperti di lagu terkenal masa kecil. Pertanyaan gw, ada kah seorang ibu di dunia ini yang mencintai tanpa mengharapkan cinta kasih dari anaknya. Gw rasa walaupun sedikit, semua ibu di dunia ini pasti mengharapkan anaknya untuk mencintai dia.
Karena cinta itu adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Manusia butuh mencintai. Manusia juga butuh untuk DICINTAI. Nah, pernyataan yang kedua ini merupakan faktor penting dari pengertian "Unconditioned love" ini. Selama manusia masih butuh untuk dicintai maka tidak akan ada yang namanya "unconditioned love" diantara manusia.
Tulisan diatas hanyalah sebuah pendapat. Gw sih selama ini blom pernah nemuin ada orang yang mencintai tanpa mengharapkan dicintai sebaliknya. Mungkin ada yang punya pengalaman lain?
Recent Comments