Minggu 19 Februari 2006
Hari ini adalah hari terakhir pengambilan foto untuk buku angkatan fkundip 2002. Pengambilan foto dimulai dari pagi hari untuk kelompok yang foto di Taman Makam Pahlawan Giribangun dilanjutkan di daerah kota lama sekitar gereja blenduk lalu di persawahan di sekitar area bandara internasional Ahmad Yani dan diakhiri di stadion olahraga Tri Lomba Juang. Kulit gw terbakar karena terlalu lama berada di bawah teriknya sinar matahari. Pengambilan gambar dimulai pukul 8.30 di TMP Giribangun. Teriknya matahari sudah mulai tidak bersahabat dan mulai mengganggu pencahayaan untuk foto. Tidak terlalu banyak yang spesial disini. Entah karena tempatnya yang suram atau teman2 yang tidak bisa pintar memikirkan gaya untuk foto di area makam. Saran gw, kecuali lo memiliki penata gaya yang oke, jangan menggunakan makam sebagai lokasi pemotretan.
Selanjutnya sekitar pukul 10.00 kita balik ke kampus nungguin anak2 yang kebagian foto di kota lama yaitu kelompok batik dan kelompok retro. Beberapa saat menunggu temen2 mulai bermunculan satu persatu. Yang seru, dandanannya anak2 yang kelompok retro bikin mata tak tertolehkan dari mereka. Gila. Mereka bener2 bikin suasana kampus jadi serasa area syuting video klip clubeighties. Acen dgn dandanan sporty retronya, Vinci dgn freddy clearnya, adep dgn madame tante girange, de el el.
Setelah lengkap kita berangkat dan kumpul di depan gereja blenduk. Setelah sampai, semua kumpul bareng2 dengan dandanannya masing2 di taman depan gereja blenduk. Yang mengejutkan, ternyata didepan gereja sedang ada acara peringatan HUT persekutuan gereja gitu deh jadinya banyak banget orang di sekitar situ. Otomatis semua mata menuju ke kita, karena dandanan yang amat sangat mencolok sekali. Ada yang ngetawain, ada yang nyiul2-in, ada yang NYORAKin. Banyak deh reaksi orang2 sekitar. Tapi kita cuekin aja, anggep aja mereka orang gila (padahal kita yang gila). Lalu acara pemotretan terus berlangsung dengan lancar di sekitar area kota lama.
Selanjutnya kita berangkat ke bandara ahmad yani untuk sesi pemotretan yang ketiga. Suasana disini bagus banget kalo nyari suasana yang ndeso banget. Hamparan sawahnya sangat luas dan banyak petani asli yang lagi menggarap sawah mereka. Dan yang pasti, kalo disawah tidak perlu ijin khusus kalo mau mengadakan pemotretan, ngga kaya sesi2 sebelumnya. Tapi kekurangannya, kadang kalo kita ngga hati2 jalan di pembatas sawah bisa2 kaki kita nyemplung ke sawah trus bisa kena pupuk kandang yang baunya masih segar banget (fresh from the dubur). Tapi walaupun becek dan bau, ada satu kelompok yang berhasil foto di saung di tengah sawah yang hasilnya keren banget.
Sesi pemotretan terakhir adalah di Stadion Tri Lomba Juang. Kelompoknya acen nih. Kebetulan di sana lagi ada pertandingan bulutangkis tingkat apa tau, jadinya banyak umbul2 yang mendukung suasana jadul banget. Si widi dengan pedenya mengenakan jaket sport tanpa pake daleman trus ritsleting jaketnya dibuka sampe bawah. Tubuh khas pria ginekomastianya (pria bertubuh mirip wanita karena adanya tonjolan disana-sini) jadi terlihat kemana2. Lalu setelah kelompoknya acen selesai, pemotretan hari ini diakhiri dengan pengambilan gambar semua kru foto dan para artis yang tersisa.
Hari ini memang melelahkan. Tapi entah kenapa, terasa kepuasan batin dengan berbuat yang terbaik untuk teman2. Khususnya untuk fkundip 2002 yang bentar lagi sarjana.
bro
aq bisa mta tlg ga
aq nyari temen q
anak fk undip
namanya sri murtini
klo ada info nya
aq mta ya
no hp nya
thaks b4 ya
hub aq di 085640244118
thaks bro